BIMTEK Penginputan Data Inventaris dan Layanan Surat Menyurat di Website Desa Berbasis Aplikasi OPENSID
Waesae, Aimere — Pemerintah Desa Waesae menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (BIMTEK) Penginputan Data Inventaris Desa dan Layanan Surat Menyurat berbasis website desa dengan menggunakan aplikasi OpenSID, bertempat di Balai Desa Waesae, Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada.
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diikuti oleh perangkat desa dari Desa Waesae dan juga perwakilan dari Desa Keligejo, sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kapasitas pengelolaan administrasi desa secara digital dan transparan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Waesae, Petrus Calvin Wake, yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan desa. "Dengan adanya aplikasi OpenSID, kita berharap pelayanan administrasi desa menjadi lebih cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Petrus Calvin Wake.
Materi BIMTEK disampaikan langsung oleh Robby Watu, seorang pegiat desa digital dari komunitas OpenSID, yang dikenal aktif mendorong pemanfaatan teknologi di lingkungan pemerintahan desa. Dalam sesi pelatihan, peserta dibekali dengan pemahaman teknis mengenai penginputan data inventaris aset desa, penggunaan fitur layanan surat menyurat, hingga manajemen akun pengguna website desa.
Peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, yang diselingi dengan praktik langsung menggunakan perangkat komputer dan aplikasi OpenSID. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong desa-desa di Kecamatan Aimere untuk lebih aktif memanfaatkan teknologi informasi dalam pelayanan publik.
BIMTEK ini ditutup secara resmi oleh Kepala Desa Waesae, yang menyampaikan apresiasi kepada semua peserta dan narasumber. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Desa Waesae siap menjadi desa percontohan dalam penerapan sistem informasi desa berbasis digital di wilayah Kecamatan Aimere.